BeritaPUBLIKASI

Audiensi dengan BEM UM Bima, Bawaslu Uraikan Strategi Pengawasan

Ketua Bawaslu Kabupaten Bima Junaidin, S.Pd (ujung Kiri) saat menanggapi pertanyaan dari Mahasiswa.
(Dok Humas Bawaslu)

Bima-Ketua Bawaslu Kabupaten Bima Junaidin hadiri audensi dengan Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Bima Jum,at (15/09/23) di Kantor KPU Kabupaten Bima.

Audiensi yang juga dihadiri oleh Ketua KPU kabupaten Bima Imran, S.Pd.I.,SH dan Kasat Intel Polres Bima AKP Syafrudin,SH itu membahas isu yang saat ini berkembang dikalangan Mahasiswa dan Masyarakat terkait dinamika dan persoalan seputaran tahapan pemilu yang diantaranya mengenai Pelanggaran Netralitas, Politik Transaksional dan cyber crime.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Junaidin yang menanggapi isu tersebut, menyepakati apa yang disampaikan oleh Mahasiswa bahwa situasi politik kabupaten Bima yang sedang tidak baik-baik saja.

Suasana audensi di aula KPU Kabupaten Bima

Terkait Netralitas, Junaidin membenarkan bahwa ada pelanggaran netralitas yang terjadi dikabupaten Bima, bahkan pihaknya telah menangani empat kasus pelanggaran netralitas dan sudah dikirim Ke Komisi ASN.

Junaidin mengatakan, bahwa dalam kausus itu Bawaslu hanya bersifat merekomendasi, yang berwenang memberi sanksi KASN yang kemudian akan tindaklanjuti oleh Pejabat Pembinaan Kepegawaian (PPK).

“Walaupun bersifat rekomendasi Bawaslu tetap berkewajiban mengawasi sanksi yang diberikan “terang Junaidin.

Pria yang akrab disapa Joe ini juga menanggapi isu yang berkembang terkait politik transaksional dan cyber crime.
Joe mengatakan, isu politik transaksional memang menjadi trending dikalangan masyarakat Namun lanjutnya, hal tersebut hanya menjadi cerita kosong yang dimana ketika Bawaslu melakukan penelusuran terhadap informasi tersebut, tidak ada masyarakat yang mau menjadi Pelapor atau hanya sekedar menjadi saksi dalam Kasus tersebut “Jelasnya

“Saya rasa rekan-rekan Mahasiswa study Hukum paham apa syarat formil dan materil dalam memutus sebuah kasus “paparnya.

Dalam moment audiensi itu, joe berharap ada peran yang diambil oleh mahasiswa dalam mengawal dan menjaga demokrasi dengan memberikan laporan terhadap dugaan pelanggaran pemilu atau setidaknya memberikan informasi terkait dugaan pelanggaran pemilu.

“Menjadi tugas kita bersama mengawal dan menjaga demokrasi “tutur joe

Sementara terkait dengan cyber crime Joe mengatakan, Bawaslu akan berkerja sama dengan pihak yang berkompeten atau Penyidik dari Polres Bima untuk mengungkap akun media sosial yang terdeteksi menyebarkan isu yang tidak benar (Hoax).

Sesi Foto bersama Bawaslu Bima,KPU Bima, Kasat Intel Polres Bima dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *