BeritaPENGUMUMANPUBLIKASI

Bawaslu NTB Buka Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Bima Diserbu…

Kordiv HDI Bawaslu Kabupaten Bima, Taufiqurrahman, S. Pd.

Ditulis oleh Kisman pada Selasa, 15 Oktober 2019

Bawaslu Bima,-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Perovinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan membuka pendaftaran terbuka Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif. Pendidikan sekolah Kader pengawasan partisipatif tersebut diperuntukan bagi putra-putri terbaik masing-masing Kabupaten/Kota se-NTB, dengan batasan usia 19 sampai 30 tahun. Pendaftarannya akan dibuka pada tanggal 16-18 Oktober 2019 ini.

Proses pendaftaran pendidikan tersebut akan dilakukan di masing-masing Kabupaten/Kota sesuai dengan alamat Kartu Tanda Penduduk (KTP) pendaftar. Karena itu, Bawaslu NTB mengamanatkan masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota untuk menyebarluaskan info yang dimaksud. Atas dasar hal itu, Bawaslu Kabupaten Bima, Senin (14/10) kemarin menyebarluaskan informasi yang dimaksud melalui website, facebook, Instagram dan twitter Bawaslu setempat.

Kordinator Divisi (Kordiv) Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Bima, Taufiqurrahman, S. Pd, menuturkan, sejak diumumkannya informasi rekruitmen tersebut, terdapat banyak generasi Kabupaten Bima yang melakukan konsultasi pada pihaknya. “Hingga hari ini sudah banyak peminat yang konsultasi pada kami, ada yang konsultasi via phone, Whatsapp, Facebook, Instagram, dan ada juga yang datang langsung ke kantor (Bawaslu Kabupaten Bima, red),” Ujar alumnus IKIP Mataram ini

Sejumlah calon peminat Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) sedang konsultasi terkait syarat dan ketentuan rekruitmen SKPP yang dimaksud, di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bima, Selasa (15/10)
Foto: Erwin/BawasluKab.Bima

Opick, sapaan akrab Komisioner Bawaslu kabupaten Bima ini, mengaku, segala hal yang berkenaan dengan syarat dan ketentuan yang harus diisi oleh calon Peserta Sekolah Kader Pengawasan sudah lengkap disediakan pihaknya. “Juknis, Formulir pendaftaran dan surat pernyataan bagi calon peserta sekolah kader pengawasan partisipatif itu sudah lengkap kami siapkan dan sudah diprint out sejak kami mendapat instruksi dari Bawaslu Provinsi NTB, Senin, 14 Oktober kemarin,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, sebelumnya semua format itu sudah disebarluaskan melalui website resmi serta media social lainnya yang dimiliki oleh Bawaslu setempat (Facebook, Instagram, Twitter). “Kami juga telah menyerbakannya melalui Whatsaap serta mengumumkannya di papan pengumuman di depan kantor (Bawaslu Kabupaten Bima, red). Semoga kader terbaik Kabupaten Bima akan mampu menunjukan dedikasi terbaiknya untuk menjadi kader pengawasan partisipatif terbaik hingga skala Nasional,” Tutupnya, penuh harap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *