BeritaPUBLIKASI

Bawaslu Provinsi NTB Bekali Staf Bawaslu Kabi dan Panwascam

Kab.Bima – Dalam rangka memeberikan Bimbingan dan peningkatan kinerja Pengawas Pemilu, Tim Bawaslu Provinsi NTB lakukan Coacing Clinic mekanisme penanganan temuan dan laporan Tahapan Pemilu 2024, Selasa, 29/8/23 di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bima.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bima Junaidin, yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan Tim Bawaslu Provinsi NTB, dia berharap dengan adanya kujungan dengan agenda Coacing Clinic tesebut dapat meningkatkan keilmuan serta pemahaman Bawaslu Kabupaten Bima serta Jararan Panwaslu Kecamatan dalam melaksanakan tugas pengawasan serta penanganan pelanggaran ditengah tahapan pemilu saat ini.

Junaidin juga menyampaikan, sampai saat ini Bawaslu Kabupaten Bima belum menerima satupun tanggapan atau masukan masyarakt terhadap Daftar Bakal Calon Sementara (DCS) yang diumumkan KPU, kendati demikan Kata Junaidin, ruang sengkata Proses masih ada ditahapan pencalonan ini “sebutnya

Dia berharap kepada Staf Bawaslu Kabupaten Bima dan Jajajaran Panwaslu Kecamatan yang hadir dalam kegiatan itu untuk menyimak serta memahami dengan baik apa yang disampaikan oleh Tim Coacing Clinic Bawaslu NTB.

Koordinaotor Divisi Hukum dan Sengketa Bawaslu Provinsi NTB Suhardi S.Ip.,MH yang memimpin Tim Coacing Clinic tersebut mengatakan bahwa kehadiran Bawaslu NTB di Kabupaten Bima untuk menyatukan Presepsi dan Pandangan terkait dengan cara penanganan temuan dan laporan pelanggaran Pemilu serta memastikan pelaksanaan pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota dan jajaran Panwaslu Kecamatan serta Pengawas Desa sudah sesui dengan regulasi yang berlaku.

Suhardi juga mengingatkan, Pengawas Pemilu harus sensitiv terhadap informasi yang berkaitan dengan pelanggaran pemilu, baik itu informasi resmi ataupun informasi yang bersumber pada cerita individu atau sekelompok masyarakat. “tugas kita sebagai pengawas pemilu yang akan membuktikan benar atau salahnya informasi tersebut” Jelasnya,

Dia juga meminta kepada Jajaran Bawaslu Kabupaten Bima dan Panwaslu Kecamatan untuk menanyakan semua hal-hal yang belum dipahami terkait dengan Pelaksanaan pengawasan maupun terkait dengan penanganan Palanggaran Pemilu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *