Agenda KegiatanBeritaPENGAWASANPUBLIKASI

Bawaslu Terima Hasil Rekapitulasi Pilkada Bima dengan Catatan….

Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Abdullah, SH tengah menyampaikan sikap bahwa Bawaslu menerima hasil Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Kabupaten Bima yang berlangsung di ruang rapat KPU Kabupaten Bima pada Selalsa-Rabu (16/12) dengan catatan, Pemilih dalam DPTB Pilkada Bima 2020 ini harus bisa dipastikan masuk dalam DPT lanjutan untuk Pemuilu/Pemilihan selanjutnya.

Bima, Bawaslubimakab,-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bima menerima hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Suara Tingkat Kabupaten Bima, dengan catatan pemilih yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima 2020, harus dijadikan bahan evalusi bagi KPU Kabupaten Bima guna memantapkan kesiapan dalam menyusun dan menetapkan DPT untuk Pemilu atau Pemilihan yang akan datang.


Banyaknya pemilih yang terdaftar dalam Pemilih Tambahan (DPTB) yang harus memberikan hak suara dengan menggunakan KTP-elektronik pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima 2020 sangat disesalkan oleh Bawaslu.
Karena itu, melalui Rapat Pleno Terbuka yang berlangsung selama 2 (dua) hari di Ruang Rapat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Abdullah, SH mengaku menerima hasil rekapitulasi penghitungan suara tersebut dengan catatan pemilih yang termuat dalam DBTB pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima yang berlangsung pada 9 Desember lalu, harus tercover semua dalam DPT untuk Pemilu atau Pemilihan yang akan datang.
“Kami menerima hasil rapat pleno ini dengan catatan, pemilih yang terdaftar pada pemilih tambahan pada Pilkada Kabupaten Bima 2020 ini dapat dievaluasi, untuk kemudian dimasukan dalam DPT berkelanjutan pada Pemilu atau Pilkada selanjutnya,” tegasnya.


Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima yang berlangsung selama 2 (dua) hari di Ruang KPU Kabupaten Bima itu, berakhir Rabu (16/12). Prosesnya cukup alot karena diwarnai oleh interupsi dari Bawaslu dan saksi Paslon yang mengoreksi hasil rekap yang disampaikan oleh PPK. Selain itu, ada salah satu saksi Paslon yang menyinggung soal kepatuhan KPU Kabupaten Bima terhadap protocol kesehatan (Prokes) Corona Virus Disiase (Covid-19).


Berdasarkan hasil rekapitulasi di tingkat KPU Kabupaten Bima, pasangan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H.Dahlan M.Noer meraih suara terbanyak dengan perolehan 130.963,- suara, disusul oleh pasangan Drs Drs. H. Syafrudin H.M.Nur, M. Pd dan Ady Mahyudi dengan perolehan 112.068,- suara dan pasangan dr. H. Irfan dan H. Herman AE meraih 51.755,- suara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *