BeritaPUBLIKASI

Buntut Perkelahian Pemuda, Fasilitas Panwascam Belo Dirusak

Foto : Polisi (Polres Bima) Sedang Identifikasi

Bima.- Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Belo dirusak oknum tidak dikenal. Baligo Sosialisasi Pengawasan Pemilu, Pagar dan 4 buah lampu teras kantor lembaga pengawas pemilu tersebut diobrak-abrik, Jum’at (6/1)

Informasi yang dihimpun, pengerusakan tersebut diduga buntut dari bentrok dua kelompok pemuda masing-masing dari Desa Cenggu dan Desa Runggu Kecamatan Belo. Terhadap peristiwa itu, anggota Panwascam Belo, Bukran, S.Pdi melaporkan peristiwa pengerusakan itu ke Polsek Belo, sebagaimana laporan nomor : STPL/03.a/I/2023/Polsek Belo tanggal 6 Januari 2023.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Bima, Abdurahman, SH langsung monitoring di sekretariat Panwascam Belo setelah menerima laporan yang disampaikan Ketua dan Anggota Panwaslu setempat, untuk memastikan motif kejadian tersebut.

Menurut Abdurahman, informasi awal yang dihimpun pihaknya, pada sekitar pukul 02.30 Wita dini hari terjadi perkelahian dua kelompok anak pemuda yang berasal dari Desa Cenggu dan Desa Runggu Kecamatan Belo. ”Sebelum bentrok dua kelompok pemuda pihak Polsek Mapolsek Belo sempat melakukan monitoring wilayah dan kondisi di lokasi setempat kondunsif,” urai Abdurahman.

Membaca kronologi tersebut, lanjut Abdurahman, pihaknya dapat menyimpulkan jika peristiwa tersebut bukan akibat dari pengawasan tahapan atau kekecewaan terhadap proses Pemilu. Namun bisa dipastikan motif kejadian itu murni kenakalan pemuda. “Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan identifikasi serta pendalaman terhadap pihak-pihak atau kelompok yang diduga melakukan pengrusakan,” jelas Abdurahman.

Abdurahman menambahkan, terhadap segala perkembangan penanganan laporan pengerusakan, pihak Kepolisian akan selalu menyampaikan informasi kepada pihak Bawaslu dan atau Panwaslu Kecamatan Belo. Karena mencermati peristiwa tersebut, selain sekretariat Panwascam, rumah warga sekitar juga ikut dirusak. “Saya ingin tegaskan lagi bahwa peristiwa ini murni kenakalan anak muda, bukan karena kekecewaan atas Tahapan Pemilu,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *