BeritaPUBLIKASI

Bawaslu Kabupaten Bima Gelar Pelatihan Kehumasan

Ditulis oleh Kisman pada Jum’at, 1 November 2019

Suasana pelatihan Kehumasan di Bawaslu kabupaten Bima, Jum’at (1/11). Kabag Humas Pro Setda Kabupaten Bima, Chandra Kusuma, AP tampak sedang memaparkan materi Kehumasan di depan peserta pelatihan.
Foto: Kis/Dok Bawaslu Kabupaten Bima
Suasana pelatihan Kehumasan di Bawaslu Kabupaten Bima, Jum’at (1/11).
Foto: Kis/Dok Bawaslu Kabupaten Bima

Bawaslu, Bima,-Meningkatkan kemampuan perangkat Hubungan Masyarakat (Humas), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bima, Jum’at (1/11) menghadirkan Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat dan Protokoler (Humas-Pro) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bima untuk melatih staf kehumasan Bawaslu setempat.

Dalam materinya, Kabag humas Setda Kabupaten Bima Chandra Kusuma, AP menuturkan, Humas sebagai ujung tombak dalam menyampaikan program dan kinerja suatu instansi, harus memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan dan perubahan zaman berdasarkan perkembangan tekhnologi, informasi dan komunikasi.

Humas sebagai corong atau jembatan penghubung bagi suatu instansi, lanjutnya, harus mampu membangun konunikasi yang baik dan benar di internal dan eksternal, dengan menyuguhkan informasi yang benar dan wajar.

Ditegaskannya, dalam menjalankan tugas, Humas harus memiliki skill yang memadai dalam membangun komunikasi yang baik nan terarah dalam rangka menyiapkan suguhan informasi yang utuh dan menyeluruh. Hal itu penting, untuk mencegah terjadinya konflik antar lembaga atau pihak yang satu dengan yang lainnya.

“Informasi yang disampaikan harus berdasarkan fakta, tidak boleh beropini, mengarang, atau menduga-duga. cek and ricek dan cek and balances untuk memastikan infonya akurat dan dapat dipertanggungjawabkan” Tegasnya.

Hal lain yang tidak kalah penting, tambahnya, kesiapan diri untuk menghadapi setiap persoalan yang berhubungan dengan lembaga yang satu dengan yang lainnya, serta masyarakat pada umumnya. Karena berhubungan dengan orang banyak, urainya, tentunya memiliki dinamika tersendiri yang terkadang dapat mengganggu konsetrasi seseorang saat menjalankan tugas.

“Jika menemukan hal-hal yang kurang menyenangkan, harus tetap focus dan tidak boleh baperan. Humas harus tetap bersikap ramah dalam menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif. Jaga profesionalitas dan konsisten dengan aturan. Karena peran Humas adalah sebagai penghubung, maka targetnya adalah informasi dapat tersampaikan dengan baik sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.,” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *