BeritaPUBLIKASI

Lantik Anggota PPK, Ketua KPU Minta Jajarannya Terapkan Filosofi Nabi Ebit : Hindari Provokasi yang Memecah Tugas Penyelenggara

 

Foto : Abdullah, SH ketua Bawaslu Kabupaten Bima (Kiri), Drs. H.Dahlan M.Noer Wakil Bupati Bima (Tengah) dan Muspida

Bima.- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima melantik dan mengambil sumpah 90 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Bima di Ball Room Hotel Marina Inn Kota Bima, Rabu (4/1). Upacara sakral tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bima, Kapolres Bima serta Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bima.

Ketua KPU Kabupaten Bima, Imran, S.Pdi, SH saat memberikan sambutan, menjadi Penyelenggara Pemilu menjadi kebaganggan tersendiri karena bisa menjadi bagian dari pilar demokrasi. “Bapak Ibu anggota PPK adalah orang-orang terpilih yang akan menjadi bagian penting dalam melaksanakan hajat demokrasi tahun 2024 mendatang,” ucap Imran.

Menurut dia, pada pelaksanaan Pemilu selalu ada ruang ruang konflik didalamnya karena banyaknya perbedaan antara Partai Politk maupun para calon. Dia meminta, anggota PPK yang telah dilantik harus mampu mengelola menejeman konflik serta mempu menerapkan filosofis kepemimpinan Nabi.

Ketua KPU Kabupaten Bima juga menyampaikan harapan kepada anggota PPK dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara sesuai amanat undang-undang yang berlaku. “Teman-teman anggota PPK harus tegak lurus dan berkiblat pada instruksi kami di KPU. Bukan komando dari pihak lain. Untuk pelaksanaan tugas di lapangan, harus ikuti komando dari kami berlima yang telah memegang divisi sebagai fungsi organisasi,” tandasnya.

Secara terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Abdullah, SH mengingatkan kepada PPK yang telah dilantik dan diambil sumpahnya untuk dapat menjaga kemitraan dengan jajaran Bawaslu di Kecamatan. Kata dia, suksesnya pelaksanaan tahapan Pemilu merupakan cita-cita bersama penyelenggara Pemilu. Meski kita berada di kamar yang berbeda, kita harus terus bekerja sama untuk Pemilu yang Luber Jurdil,” tegas Ebit, panggilan Ketua Bawaslu.

Menurut dia, hubungan PPK dan Panwascam harus tetap dijaga keharmonisannya, agar terhindar dari gossip-gosip yang dapat memecah kedua lembaga ini. Jangan sampai, kata Ebit, penyelenggara di tingkat bawah terpancing dengan provokasi-provokasi yang terkesan mengadu domba sehingga dapat mengganggu pelaksanaan tugas penyelenggaran Pemilu. “Suksesnya Pemilu, ada di tangan kita. Dan ini harus kita jaga,” ucapnya. *Icam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *