BeritaPENGUMUMANPUBLIKASI

Mantapkan Persiapan CAT Socrative, Bawaslu NTB Latih Operator dan Staf

Kordiv Organisasi dan SDM Bawaslu Provinsi NTB, Itratip, S.T., M.T.

Mataram, Bawaslubimakab,- Rekrutmen Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 mendatang berbeda dengan sebelumnya, yakni dalam tes tulis kali ini menggunakan Computer Assisted Test (CAT) socrative. Memantapkan persiapan tes tulis bagi calon Panwascam yang akan dimulai pada 13 Desember mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar pelatihan dan sosialisasi Socrative di Hotel Lombok Garden yang akan berlangsung selama 3 (tiga) hari, yakni dimulai pada Jum’at-Minggu, 6-8 Desember 2019.

Koordinator Divisi (Kordiv) Organisasi dan Sumber Daya Manusia (Organisasi-SDM) Bawaslu NTB, Itratip, ST.,MT. berharap kepada seluruh peserta untuk focus mengikuti pelatihan, sehingga pada saatnya nanti bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik “Ikuti dan fokuslah mengikuti setiap materi, karena teman-teman yang dilatih ini akan bertugas dan bertanggung jawab di lab computer pada momen tes tulis bagi calon Panwascam nantinya,” tegasnya pada saat menyampaikan sambutan dalam momen pembukaan pelatihan dan sosialisasi Socrative di aula pertemuan Hotel Lombok Garden, Jum’at (6/11/19

Tes online dalam rangka rekrutmen penyelenggara Pemilu di tingkat kecamatan, lanjutnya, baru akan dilakukan oleh Bawaslu. Menurutnya, belum ada lembaga penyelenggara Pemilu yang merekrut penyelenggara di tingkat kecamatan dengan menggunakan sistem online. “Ini merupakan hal baru dan menjadi lompatan sejarah yang luar biasa, karenanya kita harus mempersiapkan diri dengan matang, sehingga bisa mencapai hasil yang sangat maksimal,” himbaunya.

Pelatihan ini, tambahnya, tidak hanya diikuti operator, namun selain 1 (satu) orang operator terdapat 3 (tiga) staf yang diikutsertakan khusus untuk 7 (tujuh) kabupaten/kota yang akan Pilkada pada 2020 mendatang. Sementara untuk 3 (tiga) kabupaten/kota lainnya yang tidak akan menggelar Pilkada pada 2020, yang dihadirkan sebagai peserta adalah 4 (empat) orang staf divisi Organisasi dan SDM Bawaslu kabupaten/kota

 Kenapa pelatihan tersebut tidak hanya melibatkan operator? Alasannya, kata Itratip, agar operator dan 3 staf pendukung lainnya tersebut bisa saling mengisi satu sama lain dalam menyukseskan CAT socrative yang dimaksud. Menurutnya, kalau hanya operator yang dihadirkan untuk mengikuti pelatihan, belum tentu operator tersebut mampu mendistribusikan ilmunya dengan baik kepada staf lainnya, serta tingkat kepercayaan diri yang terbangun tentunya berbeda. “Kita hadirkan operator dan staf ini agar terbangun tingkat kepercayaan diri yang sama antara peserta, baik operator maupun staf dalam menyukseskan tes online bagi calon Panwascam nantinya,”Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *