BeritaPUBLIKASI

Mulyadin tantang mahasiswa berani laporkan pelanggaran Pemilu

Koordinator Divisi Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Bima Mulyadin, M.Pd saat menjadi pembicara pada kegiatan dialog akhir Tahun Demokrasi berkualitas Pemilu bermartabat

Hadir sebagai pembicara pada Dialog Akhir Tahun, Koordinator Divisi Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Bima Mulyadin,M.Pd ajak mahasiswa untuk melaporkan setiap pelanggaran pemilu.

“Jika menemukan dugaan pelanggaran laporkan ke Bawaslu, namun mahasiswa harus paham dulu alurnya, agar laporan itu dapat diregistrasi untuk dilakukan penelusuran oleh Bawaslu” sebut Mulyadin pada dialog yang bertajuk Demokrasi Berkualitas Pemilu Bermartabat yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Taman Siswa Bima, Kamis (21/12).

Mulyadin mengaku, hampir seluruh Penanganan pelanggaran pemilu yang sedang dan sudah ditangani oleh Bawaslu merupakan hasil dari Pengawasan yang dilakukan Pihaknya, oleh karna itu Ia menantang mahasiswa untuk berani melaporkan setiap Palanggaran pemilu.

“Demokrasi Indonesia sudah sangat bagus, hanya saja tingkat Partisipasi masyarakat untuk melaporkan Palanggaran pemilu yang masih kurang”sebutnya

Mahasiswa Peserta dialog akhir Tahun.

Dikatakan Mulyadin, jika dalam pelaksanaan Pemilu tidak dilakukan pengawasan akan banyak potensi pelanggaran yang terjadi seperti, manipulasi data pemilih, hilangnya hak pilih, politik uang, politisasi SARA sampai pada terjadi konflik antara calon, sehingga hal tersebutlah yang mengharuskan pelaksanaan Pemilu wajib diawasi secara bersama.

selain itu lanjutnya, Pengawasan Partisipasi yang dilakukan oleh masyarakat akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap terlaksananya pemilu yang jujur, adil, bersih dan transparan.

Pada dialog itu, Pria yang akrab disapa Mul itu juga menjelaskan tentang tugas Bawaslu sesuai dengan isi Peraturan Bawaslu Nomor 5 Tahun 2022, ia Mengatakan Bawaslu tidak saja melakukan pengawasan dan penindakan, namun juga berkewajiban untuk mencegah terjadinya pelanggaran dengan melakukan sosialisasi dan memberikan himbauan kepada KPU, Peserta Pemilu serta pihak pihak terkait agar mena,ati setiap aturan pelaksanaan pemilu.

“Bahkan pada Panwaslu Kecamatan kami keluarkan instruksi agar tetap Netral dalam Pelaksanaan Pemilu” sebut Mul.

Sesi Foto bersama pasca dialog akhir Tahun yang digelar oleh BEM STKIP Taman Siswa Bima

Ia berharap pada penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 yang saat ini sedang berlangsung, masyarakat dan mahasiswa dapat terlibat aktif untuk melakukan pengawasan partisipatif mengingat terbatasnya jumlah Pengawas Pemilu dari tingkat Pusat sampai dengan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS)

“Kualitas pemilu akan tergantung pada partisipasi mahasiswa dan masyarakat” Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *