BeritaPUBLIKASI

Pastikan Akurasi Data Pemilih, Bawaslu Kabi Gelar Rapat Konsolidasi Bersama KPU dan Dukcapil

Bima, Bawaslu Kabupaten Bima melaksanakan Rapat Konsolidasi Bersama KPU beserta jajaran PPK se-kabupaten Bima dengan judul Rapat Konsolidasi Hasil Pengawasan Daftar Pemiliih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Akhir di Aula Hotel Marina Inn, kota Bima, Rabu hingga Kamis (14-15 Juni 2023).

Kegiatan ini mengundang narasumber dari lembaga stakeholder yang terlibat dalam sub tahapan Pemuktahiran Daftar Pemilih Kab. Bima, yaitu KPU kab. Bima, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DUKCAPIL) Kab. Bima. Adapun peserta dari kegiatan ini yaitu Anggota Panwaslu Kecamatan dan PPK se-kabupaten Bima.

Kegiatan ini sebagai bentuk koordinasi antar penyelenggara Pemilu untuk memutakhirkan data pemilih pada Pemilu Tahun 2024. Menurut Abdullah, S.H Ketua Bawaslu Kab. Bima, kegiatan Rapat Konsolidasi  ini bisa menjadi pemantik bagi penyelenggara Pemilu untuk mengeksekusi permasalahan dilapangan terutama dalam hal penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Abdullah juga menegaskan bahwa akuratnya Daftar Pemilih adalah tolak ukur keberhasilan penyelenggaraan pesta demokrasi suatu bangsa.

“Jika hak pilih tidak mampu kita jaga, maka kita tidak mampu untuk mensukseskan demokrasi. Maka dalam ruangan ini merupakan ruangan yang tepat untuk kita bicarakan terkait dengan daftar pemilih, apa yang menjadi kendala dilapangan kita pecahkan di sini”, tutur Abdullah dalam sambutanya.

Abdullah menambahkan, dalam Rapat Konsolidasi ini dapat menjadi ruang bagi penyelenggara pemilu untuk menuntaskan permasalahan di lapangan, terutama dalam hal pelaksanaan penetatapan DPSHP Akhir yang akan ditetapkan sebagai DPT. Permasalahan pada tahapan pemutakhiran DPT sangat berkaitan erat dengan administrasi negara yaitu KTP-eletronik terutama bagi pemilih yang terindikasi sebagai pemilih ganda, pemiilih tidak dikenal, dan perubahan data pemilih. Penyelanggara harus konsisten memberlakukan De Jure dan De facto itu agar menghasilkan daftar pemilih yang akurat.

“Masalah dokumen kependudukan, seperti kepemilikan NIK atau KTP-el, sehingga melahirkan pemilih ganda, pemilih tidak dikenal, pemilih ubah data kita akan bahas di rapat ini dengan menghadirkan pihak dinas Dukcapil Kab. Bima. Dengan begitu kita akan dapat menghasilkan Daftar Pemilih yang akurat”. Ungkap Ebit, sapaan ketua Bawaslu Kab. Bima.

Berkaitan dengan pelaksanaan Pleno baik di tingkat PPS hingga tingkat KPU, hal yang lumrah jika terjadi dinamika hingga saling adu argumen dan data antara Pengawas Pemilu dengan teman-teman penyelenggara teknis. Semua itu untuk mencapai satu tujuan yang sama, yaitu suksesnya Pemilu Tahun 2024 yang LUBER dan JURDIL.

Pada kesempatan ini narasumber dari Dinas Dukcapil Kab. Bima yaitu bapak Ahyar menjelaskan bahwa untuk menjamin hak pilih masyarakat, Dukcapil sudah berupaya melakukan perekaman KTP-el hingga ke desa-desa. Selain itu Dukcapil juga akan mengecek kepastian falidasi data kependudukan yang dianggap bermasalah oleh penyelenggara pemilu, dan  mengawal keikutsertaan pemilih pemula, pemilih belum ber-KTP-el pada Pemilu 2024 nanti dengan melakukan perekaman KTP-el lebih awal ke masing-masing kecamatan tanpa dipungut biaya ke masyarakat, alias GRATIS.

Rapat ini juga membuka ruang bertukar pikiran bagi seluruh peserta dan narasumber penyelenggara Pemilu di kabupaten Bima terkait peran dan dukungan masing-masing lembaga dalam pemutakhiran daftar pemilih. Dalam rapat tersebut juga menjadi wadah penyandingan data daftar pemilih hasil pengawasan Bawaslu dengan hasil kerja KPU yang tersingkronisasi ke SIDALIH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *