Agenda KegiatanBeritaPUBLIKASI

Pemilu Tanpa Perempuan, Demokrasi Tidak Seimbang

Bima, Bawaslubimakab,-Politik tanpa perempuan seperti menulis suatu kata tanpa huruf hidup, dan kumpulan huruf-huruf tanpa huruf hidup adalah hal yang mustahil akan dapat membentuk satu suku kata. Begitu pentingnya kehadiran perempuan dalam menyukseskan proses demokrasi.

Istilah itu disampaikan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos, M.Si. pada saat menjadi narasumber pada kegiatan webinar pendidikan pemilu perempuan edisi ke-6 yang digelar oleh Bawaslu Kabupaten Bima secara daring pada Senin, 15 November 2021.

Dikatakannya, hidup ini bukanlah kompetisi antara laki-laki dan perempuan, namun idealnya adalah harus berkolaborasi.  “Untuk membangun negeri ini, antara laki-laki dan perempuan harus saling melengkapi satu sama lain,” tuturnya.

Menurutnya, antara laki-laki dan perempuan memiliki titik star yang berbeda, sehingga dibutuhkan keseriuasan bagi setiap perempuan untuk melakukan pendalaman guna meningkatkan serta menguatkan kapasitas diri dalam politik dan pemilu.

Beberapa hal yang perlu didalami, kata dia, adalah kemampuan manajerial, tekhnis penyelenggaraan, inovasi dan perbaikan komunikasi, kerjasama dan jejaring, pendidikan pemilih, perkuat sisterhood, serta integritas dan profesionalitas.

Di sisi lain, wanita 42 tahun ini mengakui bahwa perempuan memiliki beberapa kelebihan bila dibandingkan dengan laki-laki, yakni multitallent dan multitasking. Karena itu, ia mendorong agar perempuan dapat ikut andil baik sebagai penyelenggara pemilu, maupun sebagai peserta pemilu. “Semoga hal ini dapat menginspirasi untuk kita sama-sama membangun Indonesia tercinta,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *