BeritaPUBLIKASI

Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Bawaslu Tempatkan Integritas Sebagai Poin Utama

Ditulis oleh Kisman pada Sabtu, 17 Agustus 2019

Peserta Upacara Sedang Memberikan Penghormatan Kepada Pembina Upacara, pada Moment Upacara Bendera Dalam Rangka Memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-74 (17/08), di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bima.
Foto: Kis/Dok Bawaslu Kabupaten Bima

Bawaslu Bima, – Jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bima mengadakan upacara bendera di halaman sekretariat Bawaslu Kabupaten Bima, Sabtu (17/8). Pada moment peringatan  hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 ini, Bawaslu RI menempatkan integritas sebagai hal utama dalam menjalankan tugas dan tangggung jawab dalam mengawasi Pemilu.

Upacara yang dimulai pada pukul 08.00 tersebut berlangsung khidmat dan tertib. Acara tersebut dipimpin oleh Mukhlis, S.H., sementara yang bertindak sebagai Pembina upacara adalah Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Abdullah, S.H.,

Ketua Bawaslu RI, Abhan, SH., M.H., mengajak semua jajaran Bawaslu pada semua tingkatan untuk meneguhkan semangat pendiri bangsa Indonesia sekaligus Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Soekarno, sebagaimana yang disampaikan Presiden pertama tersebut di Muntok, Bangka, pada 21 Februari 1949, tentang perlunya dibangunkan satu organisasi untuk memimpin dan mengawasi pemungutan suara. “Saya ingin mengajak kita semua untuk meneguhkan semangat pendiri bangsa Indonesia, bahwa pengawasan pemilihan umum merupakan amanat luhur dalam mengawal demokrasi yang maju bagi Bangsa Indonesia”, Harap Ketua Bawaslu RI sebagaimana yang dibacakan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Abdullah, S.H. selaku pembina upacara.

Karena itu, lanjut Abhan, organisasi pengawas Pemilu membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, mulai dari jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu yang berintegritas dan profesional. Terkait perihal ditempatkannya syarat integritas pada urutan pertama dari karakter sumber daya manusia Bawaslu yang unggul, Abhan mengutip pesan dari Proklamator Republik Indonesia, Muhammad hatta;. “Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar. Kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman. Namun tidak jujur itu sulit diperbaiki”, kutip Ketua Bawaslu RI yang dibacakan Ebit, sapaan akrab Ketua Bawaslu Kabupaten Bima.

Merenungi pesan para Proklamator RI sebagaimana telah disampaikan di atas, lanjut Abhan, maka Bawaslu harus diisi dan dikembangkan oleh orang-orang yang jujur, berintegritas dan profesional dalam perannya memajukan demokrasi Bangsa Indonesia.

Pada moment peringatan HUT RI ke-74 Kemerdekaan RI tersebut, Abhan akhiri amanatnya dengan mengajak jajaran Bawaslu untuk tetap senantiasa selalu menjaga semangat kerja dalam membangun satu organisasi pengawas Pemilu. “Marilah kita terus bekerja untuk membangun satu organisasi pengawas Pemilu yang berintegritas dan profesional. Marilah kita berupaya mengisi kemerdekaan dengan kerja dan prestasi demi kemajuan demokrasi Indonesia”, ajaknya, sembari berharap Tuhan yang maha Esa senantiasa memberikan taufik dan hidayah-Nya kepada seluruh elemen. (Kis/HBKB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *