BeritaPUBLIKASI

Sukseskan PSU di Parado,Bawaslu NTB Beri Arahan dan Motivasi Terhadap Jajaran Panwas di Kec. Parado Bima

Anggota Bawaslu NTB Hasan Basri dan Umar Achmad Seth bersama anggota Bawaslu Kabupaten Bima serta jajaran Panwaslu Kecamatan Parado

Bima.Bawaslu.BimaKab.,- Umar Ahmad Seth selaku Koordiv Penanganan Pelanggaran dan Datin, dan Hasan Basri selaku Koordiv Pencegahan, Parmas dan Humas memberikan arahan dan motivasi kepada Panwascam dan PTPS yang akan bertugas melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kecamatan Parado, Kabupaten Bima,Jum’at, 23 Februari 2024.

PSU dilakukan berdasarkan rekomendasi Bawaslu pasca pembakaran logistik pemilu pada 14 Februari 2024 yang berasal dari 34 TPS di 5 desa. Dari ratusan kotak suara, hanya 102 kotak suara yang dapat diselamatkan dan diamankan di KPU Kabupaten Bima.

Umar Ahmad Seth dalam arahannya mengatakan pada tahap PSU yang ada di Kecamatan Parado ini merupakan pelajaran yang sangat penting. Hal ini karena, kejadian ini merupakan yang pertama terjadi di NTB akibat oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kejadian ini merupakan sejarah terbesar di NTB dan yang terberat untuk kita semua sehingga harus dilakukan PSU. Ini juga, menjadi pelajaran yang penting untuk sama-sama kita resapi” ujar Umar

Ia menambahkan, Pengawas Kecamatan (Panwascam) maupun Pengawas TPS (PTPS) untuk nantinya ketika PSU dilakukan selalu melindungi hak suara masyarakat yang telah dipilih. Perlindungan hak suara itu berupa data-data penting dalam pelaksanaan pemungutan suara.

Selain itu, dokumentasi kegiatan perlu untuk dilakukan sebagai bukti bahwa tahap pemungutan suara dilakukan secara adil dan tertib dengan penuh prinsip bahwa hak suara masyarakat harus dilindungi.

“Besok ketika PSU mohon untuk dicatat segala kegiatan yang ada di lokasi pemungutan suara, hal ini agar menjadi bukti dan data bahwa telah dilakukan kerja kepengawasan secara intens, kalau perlu difoto dan divideokan sebagai bukti konkrit, sehingga masyarakat mengetahui bahwa kita sudah bekerja secara maksimal” Umar menegaskan.

Dalam kesempatan yang sama Hasan Basri selaku Koordiv. Pencegahan, Parmas dan Humas mengucapkan rasa terima kasih atas kesiapan Panwascam, PKD dan petugas PTPS dalam mengemban tugasnya.

Hasan menambahkan, apresiasi penuh atas dedikasi para panwascam dan PTPS yang dengan sukarela bekerja dan mau menjadi bagian dari keluarga besar Bawaslu NTB dalam mewujudkan amanat kepengawasan di kecamatan dan setiap TPS.

“Banyak sekali PTPS kita yang mengundurkan diri akibat kejadian ini, tentunya ini bukan karena paksaan melainkan karena beratnya proses yang mereka alami. Itulah, teman-teman semua ini adalah orang yang terpilih. Terimakasih semua” ungkap Hasan

Ia juga mengingatkan, agar dalam tahap PSU ini, diharapkan para petugas tps untuk selalu menjaga stamina tubuh. Selain untuk menjaga kesehatan tubuh, juga hal ini untuk menciptakan pemilu yang sehat dan damai.

“Dan jangan lupa untuk jaga kesehatan, karena ini adalah kerjaan kedua kalinya. Tentunya kita semua berharap, kejadian ini tidak akan terulang lagi. Juga, nantinya tidak akan ada lagi PSU, PSU lagi dan lagi sehingga pemilu dijalankan secara lancar dan tertib sesuai kaidah yang berlaku. ” Hasan berharap.

(Humas Bawaslu NTB).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *