BeritaPUBLIKASI

Tingkatkan Skill Jajaran Pengawas Ad hoc, Bawaslu Kabi Akan Melakukan OJT

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Bima Hasnun,S.Pd

Bima, Bawaslubimakab,-Guna meningkatkan kapasitas sumber daya pengawas Pemilu adhoc di Kecamatan dan Desa, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bima merencanakan untuk melakukan On the job training (OJT) dalam waktu dekat ini. Metode pelatihan ini dipilih untuk peningkatan skill, pengetahuan, dan kompetensi pengawas pemilu di dalam memahami tentang tata cara penyelesaian sengketa pemilu?

Kenapa metode OJT menjadi pilihan? Menurut Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Bima, Hasnun, S. Pd., OJT  merupakan salah satu pola yang dirasa lebih efisien dan efektif dalam mentransformasikan setiap pengetahuan. “Melalui OJT, peserta pelatihan bisa dengan lebih cepat menyerap setiap materi pelatihan, karena mereka bisa belajar sambil bekerja”, tuturnya.

Fokus OJT, lanjut pria yang biasa disapa Bang Alex ini, adalah terkait tata cara penyelesaian sengketa proses pemilu yang lebih difokuskan pada penyelesaian sengketa cepat. Hal itu dirasa penting, karena mengingat tahapan kampanye sudah di depan mata. “Istilahnya kita sedia payung sebelum hujan”, tuturnya sambil diikuti dengan senyuman khasnya.

Lalu, siapa saja yang akan menjadi peserta dan di mana OJT akan dipusatkan? Pelatihan itu, jelas Bang Bang Alex, akan diikuti oleh seluruh jajaran Panwaslu Kecamatan dan PKD se-Kabupaten Bima. Adapun tempat kegiatannya adalah akan dipusatkan di masing-masing sekretariat Panwaslu Kecamatan. “Insya Allah kegiatan OJT akan kami mulai pekan depan”, ujarnya di kantor Bawaslu Kabupaten Bima, Selasa (12/9/23).

Dijelaskannya, OJT itu akan dilakukan pada momen kunjungan tim Bawaslu Kabupaten Bima ke masing-masing kecamatan. “Tekhniknya adalah, setiap kami melakukan kunjungan kerja ke Pawaslu Kecamatan, maka semua jajaran pengawas di kecamatan dan desa akan dikumpulkan di sekretariat masing-masing Panwaslu Kecamatan untuk mengikuti kegiatan pelatihan yang dimaksud”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *