Agenda KegiatanBeritaPENGUMUMANPUBLIKASI

Humas Bawaslu Dituntut “Serba Bisa”

Screenshot momen Rakor Divisi Hukum, Humas dan Datin yang dilaksanakan secara online oleh Bawaslu NTB melalui aplikasi zoom pada Kamis, 28 Mei 2020

Bima,Bawaslubimakab,-Humas Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) sebagai corong atau citra lembaga harus memiliki kesiapan yang matang dalam menjalankan fungsi kehumasan, yakni selain harus memahami secara utuh tentang job description Bawaslu sebagai pengawas Pemilu/Pilkada, juga harus mampu melakukan pendekatan yang baik dengan berbagai pihak sesuai dengan karakter dan kemampuan obyek yang menjadi sasaran komunikasi.

Hal itu penting, agar setiap program atau tupoksi Bawaslu dapat tersampaikan dengan baik, cepat dan tepat baik terhadap lembaga, instansi, maupun masyarakat umum.

“Humas Bawaslu harus menyiapkan diri dengan matang dalam memahami potensi internal dan eksternal, sehingga  dalam melakukan hubungan antar lembaga, instansi serta masyarakat umum bisa lebih efektif dan efisien,” ujar Kordiv Hukum, Humas, dan Datin Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, S.H., LL.M., PhD. saat menyampaikan sambutan pada momen Rakor Divisi Hukum, Humas dan Datin Bawaslu Provinsi NTB yang dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom, Kamis (28/05/2020).

Senada, Ketua Bawaslu Provinsi NTB, Muhammad Khuwailid, S. Ag., M.H., mengatakan, Humas sebagai garda terdepan harus memahami secara komprehensif tentang tupoksi Bawaslu. “Seorang Humas harus memahami setiap sudut, yakni tampak depan, belakang, samping dan isi yang ada di dalam sebuah rumah harus dipahami secara menyeluruh, agar tugas dan tanggung jawabnya dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya mengibaratkan lembaga sebagai sebuah bangunan rumah.

Karena itu, lanjutnya, seorang Humas harus memiliki semangat belajar yang tinggi untuk mengembangkan bakat dan kemampuan dalam menjalankan tugas kehumasan. “Karena Humas merupakan corong atau citra bagi sebuah lembaga,” tuturnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Kordinator Divisi (Kordiv) Hukum, Humas, dan Datin Bawaslu Kabupaten Bima, Taufiqurrahman, S. Pd. Dikatakannya, Humas harus multitalent, yakni setidaknya harus memiliki kemampuan dalam berkomunikasi, membangun relasi, kreatif, berjiwa tenang, bisa menempatkan diri pada setiap tempat, cakap dalam menulis serta mampu menganalisis pemberitaan dengan baik, ahli dalam bernegosiasi, berintegritas tinggi dan jujur, serta memiliki jiwa kepemimpinan. “Tidak hanya itu, masih banyak hal lainnya juga yang harus dimiliki oleh seorang Humas. Singikatnya, Humas dituntut untuk “sempurna”,” ujar pemuda yang akrab disapa Opik ini.

Untuk mendekati hal tersebut, Opik mengaku intens mengasah kemampuan kehumasan dengan mengikuti berbagai pelatihan baik di tingkat pusat, provinsi, maupun pelatihan yang diadakan sendiri oleh Bawaslu Kabupaten Bima dengan menghadirkan pihak luar yang berkompeten sebagai pelatih.

Untuk mendalami setiap hasil pelatihan itu, lanjutnya, selalu difollow up dengan Training of Trainer (ToT), On Job Training (OJT) yang melibatkan sejumlah staf pada Bawaslu setempat. “Hal itu kami lakukan, agar staf kehumasan Bawaslu Kabupaten Bima memiliki kesiapan yang matang dalam menjalankan tugas kehumasan sebagai garda terdepan yang menghubungkan lembaga Bawaslu setempat dengan public,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *