Agenda KegiatanBeritaPENGAWASANPUBLIKASI

Rapat DPB, Bawaslu Ingatkan KPU Data Pemilih Pemilu 2024 Akurat

Bima, Bawaslubimakab,-Persoalan data pemilih menjadi salah satu hal yang hampir selalu menjadi problem pemicu terjadinya masalah dari Pemilu ke Pemilu. Karena itu, Badan Pengawas Pemilihahan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bima mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bima untuk memperhatikan serta lebih teliti lagi dalam melaksanakan proses penyusunan  data pemilih.

Hal itu disampaikan oleh Komisioner Bawaslu kabupaten Bima, Junaidin, S. Pd. pada momen  rapat koordinasi rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode September yang digelar di ruang rapat KPU setempat pada Jum’at, 30 September 2022.

“Terkait data pemilih ini, selalu menjadi penyakit akut yang memicu terjadinya masalah pada proses pelaksanaan Pemilu. Karena itu, kami menghimbau kepada rekan-rekan KPU untuk lebih serius, cermat, dan teliti dalam melakukan pemutakhiran data pemilih, sehingga seluruh penduduk yang memenuhi syarat dapat dipastikan tercover dalam DPT,” harapnya.

Diakuinya, dalam melaksanakan tugas tersebut memang sangat berat karena mengingat banyaknya pemilih yang berpindah-pindah, namun demi tugas dan tanggung jawab hal itu harus dilakukan guna mewujudkan Pemilu yang berkualitas dan berintegritas. “Tugas ini memang berat, karena setiap waktu data pemilih itu selalu bergeser akibat adanya pemilih yang keluar dan masuk, meninggal, dan pemilih baru, serta pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat akibat sudah menjadi ASN, TNI/Polri dan meninggal dunia. Tetapi hal itu dapart dipenuhi bila dilaksanakan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.

Menurutnya, untuk menunjang akurasi data pemilih, maka perlu adanya partisipasi berbagai pihak. Salah satu partisipasi yang bisa dilakukan adalah dengan aktif melaporkan kepada penyelenggara terkait adanya pemilih yang belum terdaftar atau pemilih yang tidak atau sudah tidak memenuhi syarat akibat terjadi perubahan status yang diketahui masih ada dalam daftar pemilih. “Termasuk peran aktif teman-teman Parpol sangat dibutuhkan dalam hal ini,” bebernya.

Selain persoalan data pemilih, pria yang akrab disapa Joe ini meminta agar KPU setempat dapat menyampaikan sesegera mungkin ke Bawaslu terkait hasil koordinasi/klarifikasi terhadap pihak yang mengaku identitasnya tercatut oleh Parpol tertentu. Hal itu penting, karena dari sekian banyak orang yang melaporkan identitasnya tercatut oleh Parpol tersebut, 35 diantaranya telah mendaftarkan diri menjadi calon anggota Panwascam. “Karena itu pada momen ini, saya berharap agar hasil koordinasi KPU dengan pihak yang diduga tercatut identitasnya oleh Parpol itu dapat disampaikan kepada kami secepatnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *